7 Tips Memilih Asuransi

mari berasuransiHalo Semua,

Sekarang kita akan membicarakan tips memilih asuransi yang terbaik dan aman. Saat ini, kesadaran berasuransi masyarakat Indonesia perlahan terus tumbuh. Siapapun tentunya tidak menyangkal bahwa asuransi penting bagi setiap orang yang hidup di muka bumi ini. Asuransi ibarat pondasi keuangan terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga.

Beruntung jika Anda sudah masuk dalam tahap pencarian asuransi yang paling tepat menurut Anda. Namun ada dua pertanyaan, asuransi yang paling tepat itu seperti apa dan apa yang harus dipertimbangkan dalam memilih asuransi. Barangkali tulisan ini bisa menjadi tambahan informasi untuk memilih asuransi yang baik dan aman. Baca lebih lanjut

Iklan

Premi 335 Ribu Dapat UP 1 M

taproSekarang asuransi sudah menjadi kebutuhan baik di kota maupun di desa sekalipun. Tapi memilih produk asuransi yang kurang tepat bisa menjadi penyesalan di kemudian hari. Tulisan ini saya tujukan bagi Bapak/Ibu yang sedang mencari asuransi yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan anggaran, namun tetap bisa mendapat perlindungan yang maksimal.

Asuransi yang saya tawarkan adalah Tapro Allisya Protection Plus sebagai perbandingan untuk asuransi yang akan Anda ambil. Untuk mengetahui apa itu Allisya Protection Plus silahkan klik di sini. Penawaran istimewa ini lebih tepat (head to head) bila dibandingkan dengan asuransi jenis term life. Baca lebih lanjut

Asuransi Jiwa dan Ragamnya

vvvvvBaiklah rekan-rekan, dalam memilih produk asuransi sangat dianjurkan bagi calon nasabah mengetahui kebutuhan dan produk yang akan digunakannya. Salah satu asuransi yang penting dimiliki adalah asuransi jiwa.

Apa itu asuransi jiwa? Secara umum asuransi jiwa dapat diartikan sebagai sebuah perjanjian yang menjamin pembayaran sejumlah dana atas kematian pihak tertanggung (insured) kepada pihak penerima/ahli waris (beneficiary), atau keadaan lain yang disebutkan di dalam kontrak perjanjian seperti cacat total. Baca lebih lanjut

10 Alasan Kenapa Asuransi Penting bagi Anak Muda

11055897_794346323968580_448519200_nHari gini belum punya asuransi? Oh my God… Mau punya asuransi tapi nunggu tua? No, no, no. Seperti makan nasi, asuransi kini sudah menjadi kebutuhan pokok, termasuk bagi anak muda.

Perkembangan zaman yang begitu cepat berpengaruh juga pada perilaku sosial kita. Contohnya, orang tua dulu selalu terlihat segar walaupun usianya telah lanjut. Tapi sekarang, banyak anak muda yang sudah terserang penyakit aneh aneh seperti kanker atau diabetes, walaupun badannya terlihat segar bugar. Semoga kita tidak termasuk golongan ini.

Kondisi demikian bisa menimpa siapa saja, termasuk bagi saya atau Anda pribadi. Tidak ada yang bisa menjamin kondisi ke depan akan seperti apa. Artinya, resiko akan selalu ada. Tapi satu hal yang harus diingat, asuransi bukanlah jual beli resiko seperti yang selama ini santer dibicarakan. Asuransi adalah jasa yang berkaitan dengan perlindungan. Artinya, jika resiko tersebut tidak terjadi, perlindungan asuransi tetap ada dan kita bersyukur karena masih diberi kebaikan oleh yang maha kuasa. Tapi jika resiko tersebut terjadi, maka asuransi yang akan menanggungnya. Dalam ilmu ekonomi, resiko tidak bisa dihilangkan, tapi bisa dikurangi. Baca lebih lanjut

Asuransi Syariah vs Asuransi Non Syariah

konsep asuransi-757961Industri keuangan syariah sudah cukup lama berkembang di Indonesia. Selain perbankan syariah, lembaga keuangan syariah lain yang juga berkembang cukup signifikan adalah asuransi syariah. Menurut catatan Infobank No. 440 tahun 2015, setidaknya saat ini ada 21 perusahaan asuransi yang bergelut pada asuransi jiwa syariah dan 25 perusahaan asuransi umum syariah. Dari sisi aset, asuransi jiwa syariah membukukan aset total sebesar 10.3 triliun rupiah pada tahun 2014 dan asuransi umum membukukan aset sebesar 3.1 triliun rupiah per 2014. Asuransi jiwa syariah mengalami pertumbuhan sangat signifikan sebesar 42,53% YoY dibandingkan tahun sebelumnya, sementara asuransi umum syariah mengalami pertumbuhan 4,28%. Baca lebih lanjut

Imbal Hasil Unitlink Masih Menjanjikan

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia terpangkas 3,2%, pada transaksi Rabu kemarin (3/7). Praktis, imbal hasil produk turunannya seperti unitlink dan reksadana berbasis saham juga berpotensi melorot.

Apalagi, pasar saham domestik bergerak dalam tren menurun. Sebulan terakhir, IHSG sudah menyusut 7,93%. Di periode yang sama, mengutip data Infovesta Utama, return reksadana saham juga turun 8,49%. Nasib investasi unitlink cenderung sama,  “Apalagi IHSG menurun dan ada pengaruh inflasi,” ujar Alan Darmawan, Chief Investment Officer Allianz Life, kemarin.

Dalam rentang pendek, imbal hasil unitlink memang menyusut. Tapi jika ditarik ke belakang, misalnya enam bulan hingga satu tahun terakhir, imbal hasil unitlink menarik.  Pencapaian return unitlink selama satu tahun terakhir lebih menggiurkan ketimbang tawaran bunga deposito. Baca lebih lanjut

Membangunkan raksasa yang sedang tertidur

Profil AllianzJAKARTA. Industri asuransi semakin gencar mengadu strategi untuk memperluas pangsa pasar masing-masing. Kini, ada tren baru di antara raksasa asuransi. Salah satunya adalah masuk ke pasar ritel dan mikro.

Niat para raksasa asuransi menggeber pasar sangat wajar, apalagi, Fitch Ratings memprediksi outlook 2013 untuk asuransi sektor jiwa dan umum di Indonesia adalah Stabil. Pasar domestik yang semakin berkembang, pertumbuhan premi yang berkelanjutan dan persyaratan regulasi yang menguat menjadi alasan utama bagi Fitch memberi pandangan ini.

Industri asuransi juga berangkat dari fakta, bahwa dengan jumlah penduduk yang besar, penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat rendah yakni hanya sebesar 1,7%. Rasio tersebut jauh di bawah pencapaian negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang sudah di atas 4%. Perbandingan tersebut juga kalah telak jika mengacu pada negara-negara berkembang seperti Amerika yang sudah mencapai 8,1% dan Inggris 11,8%. Baca lebih lanjut